Kamis, 16 Agustus 2012

Bahaya Radiasi HP & Tips untuk mencegahnya.

BAHAYA RADIASI HP DAN TIPS UNTUK MENCEGAHNYA

Badan Kesehatan Dunia WHO baru-baru ini mengingatkan bahaya radiasi dari ponsel yang diklasifikasikan sebagai "sangat mungkin berisiko kanker". Badan ini sebelumnya telah melakukan peninjauan dari efek gelombang elektromagnetik terhadap kesehatan manusia.
Deklarasi tersebut didasarkan pada bukti dalam penelitian atas mereka yang menggunakan ponsel secara intensif. Diketahui, intensitas tinggi pemakaian ponsel  mengakibatkan peningkatan risiko glioma, sebuah bentuk kanker otak ganas.
Kesimpulan yang diambil International Agency for Research on Cancer (IARC), badan di bawah WHO, berlaku untuk radiasi elektromagnetik frekuensi radio pada umumnya, meskipun sebagian besar penelitian di daerah ini berpusat pada telepon selular.
Temuan adalah puncak dari pertemuan IARC yang diikuti 31 ilmuwan dari 14 negara untuk mengkaji ratusan hasil penelitian sebelumnya yang telah dipublikasi tentang risiko kanker yang ditimbulkan oleh medan elektromagnetik.  
Jonathan Samet, seorang ilmuwan di University of Southern California, yang memimpin grup itu menyatakan, "Mungkin ada beberapa risiko, dan oleh karena itu kita harus tetap mencermati hubungan antara ponsel dan kanker."
Dalam menunjuk bidang frekuensi radio sebagai "mungkin karsinogenik", WHO telah menempatkan mereka setara dengan sekitar 240 agen lain yang merugikan, termasuk medan magnet tingkat rendah, bedak, dan bekerja sebagai dry cleaner.
Laporan tersebut tidak menemukan mekanisme yang jelas bagi gelombang menyebabkan tumor otak. Radiasi dari ponsel terlalu lemah untuk menyebabkan kanker dengan memecah DNA, yang menyebabkan para ilmuwan mencari faktor penyebab lain.
"Kami menemukan beberapa benang merah yang memberitahu kita bagaimana kanker dapat terjadi tetapi ada kesenjangan dan ketidakpastian," kata Samet.
Christopher Liar, Direktur IARC, mengatakan bahwa dalam melihat implikasi potensial untuk kesehatan masyarakat, harus ada penelitian lebih lanjut tentang jangka panjang penggunaan  ponsel. "Menunggu ketersediaan informasi tersebut, penting untuk mengambil langkah-langkah pragmatis untuk mengurangi eksposur seperti perangkat hands-free atau SMS," katanya.




















Jadi, dari materi diatas saya menyimpulkan beberapa tips yang mungkin anda bisa ambil untuk mencegah mengurangi dampak radiasi hp :
1.       Hindari penggunaan yang tidak perlu.
Apabila tidak terlalu penting untuk digunakan lebih baik anda mematikan hp anda atau membuatnya kedalam flight mode. Jadi, anda bisa tetap menggunakan hp anda untuk bermain games atau mendengarkan musik tetapi tidak untuk menelpon atau berinternet ria. Karena ini akan mengurangi radiasi pada hp.
2.      Utamakan SMS.
Kenapa saya bilang utamakan SMS? Karena SMS tidak memerlukan radiasi sebesar kita sedang menelpon dan biasanya orang-orang meninggalkan hp-nya saat sedang sms dengan temannya, berbeda dengan saat kita menelpon teman kita.
3.      Gunakan loudspeaker saat menelpon.
Menggunakan loudspeaker akan mengurangi radiasi yang dipancarkan dari hp ke kepala kita. Karena tidak langsung bersentuhan dengan kepala kita.
4.      Jangan taruh hp anda di saku manapun terutama celana.
Suara dering telepon di saku celana Anda bisa menjadi alarm bahaya bagi sel sperma. Demikian menurut hasil studi yang menemukan bahaya radiasi ponsel pada kualitas sperma. Beberapa riset telah menunjukkan pria pengguna ponsel memiliki jumlah sperma lebih sedikit, lebih lambat bergerak dan rusak, dibandingkan dengan pria yang tidak memakai ponsel. Namun sebenarnya yang menjadi masalah adalah tempat penyimpanan ponselnya.
5.      Mengurangi pemakaian Smartphone.
Karena smartphone lebih banyak atau bisa kita katakan berlipat-lipat ketergantungannya terhadap akses sinyal. Smartphone menggunakan sinyal untuk mengakses data seperti BBM, Facebook, Twitter yang selalu online meskipun tidak kita pakai.
Dan dibawah ini ada sedikit pengetahuan tentang jenis hp dan tingkat radiasinya :

Reactions:
Categories:

0 comments:

Posting Komentar

Komentar anda mungkin tidak langsung dibalas,karena saya jarang sekali online.
Tetapi terima kasih atas perhatiannya pada blog saya.